Rabu, 13 Maret 2019

Temu Perdana UKMF Jm Al-Ishlah 2019 #KabinetPeradaban



BABAK BARU DALAM PERADABAN DAKWAH FAKULTAS ILMU SOSIAL TELAH DIMULAI

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hallo hallo gaess fillah
Iya buat kalian semua yang selalu berusaha dalam kebaikan
Organisasi adalah salah satu cara kita dalam mengekspresikan diri. Melalui organisasi kita mampu untuk bertumbuh, berkembang, hingga bermekaran menebar kebermanfaatan dimana saja. UKMF JM Al Ishlah adalah salah satu organisasi dakwah yang bertepat di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta. Baru saja UKMF ini memulai kepengurusan baru pada tahun 2019.
Minggu, 17 Februari 2018 UKMF JM Al Ishlah 2019 telah melakukan temu perdana yang bertempat pada Mushola Ar Rahman FIS UNY dan sekitarnya. Acara ini dihadiri oleh 78 orang dari jumlah 114 pengurus. Dalam temu perdana kali ini di isi taujih special oleh Akh Naryanto Adi wakil ketua BEM UNY 2018 tantang Kebersamaan yang membawa kita dalam kebaikan. Kemudian dilanjutkan oleh games dan kumpul department untuk pengenalan lebih lanjut.
Pada dasarnya memang acara Temu Perdana kali ini kita konsep dengan tema Kekeluargaan. Harapannya adalah dalam pertemuan pertama ini para pengurus UKMF JM Al Iahlah akan merasakan kenyamanan dan rasa kebermilikan satu sama lainnya. Sehingga jumlah pengurus Al Ishlah yang tahun ini cukup besar akan membawa kualitas dan kuantitas yang baik untuk menumbuhkan para pengurus Al Ishlah 2019. Karena kembali lagi tak dapat dilupakan bahwa salah satu jargon dari Al Ishlah adalah “Tiada yang kami inginkan selain perbaikan”
Sekian artikel pertama di tahun ini. Buat kalian yang kepo dengan UKMF JM Al Ishlah jangan lupa selalu pangengin dan update terus di Media Sosial kita yaa.
UKMF JM Al Ishlah
Bersama Kita Keluarga~
(Hidhid)

Senin, 01 Oktober 2018

Resume Kajian "Niat dan Ikhlas"

Allah menyempurnakan iman kita. 

※Niat.
Ikhlasnya niat, tujuan maupun fungsinya ditunjukan pada siapa?
Pentingnya niat dalam ibadah kita:
1. Ikhlasnya niat.
2. Amal sesuai dengan tuntutan Rasul.
Jika salah satu tidak terpenuhi, maka bisa saja ibadah kita gugur. (Wallahu'alam)

Contoh ke-1: Doa dalam niat sholat, berfungsi untuk mengkondisikan hati kita. 
Selain doa niat, agar hati kita lebih mantap dan sebagai bentuk ikhtiar, kita juga bisa menambahkan doa atau membaca surah An-Nas untuk mengurangi bisikan setan.

Contoh ke-2: Niat sudah benar namun tidak sesuai dengan tuntunan rasul. Dalam beribadah semua perkara baru haram dan hanya perintah.

Dengan ikhlasnya niat, semua amal ibadah yang kita kerjakan maka haruslah berlandaskan pada Allah. Murnikan niat yang kita inginkan. Apabila kita berhijrah karena Allah dan Rasulnya, maka yang ia dapatkan ialah ridho Allah dan Rosulnya. Namun jika ia hijrah karena hal lain, maka yang ia dapatkan adalah tanpa adanya ridho Allah SWT.

※Ikhlas. 
Imam Abdul Hamid Al Ghozali: Ikhlas adalah apa yang kita kerjakan atau lakukan suci dan bersih dari perkara-perkara yang sifatnya duniawi.
Ridho, menerima apa yang Allah takdirkan kepada kita dengan berlapang dada.
Syekh. Ketika seorang manusia meniatkan jihadnya karena Allah SWT dan hanya mengharap ridho Allah, tanpa bercampur urusan duniawi.

Letaknya niat ada didalam hati. Niat bukan hanya terucap, namun juga harus dari hati. 

Tanda ketika ikhlas telah berada dalam diri kita:
1. Seseorang yang khawatir karena amal ibadah yang dilakukan menjadi terkenal dan dipuji-puji.
2. Seseorang yang menuduh dirinya serba kurang.
3. Seseorang yang melakukan ibadah secara sembunyi dan tidak suka diketahui orang lain. 
4. Seseorang yang amalnya saat menjadi pemimpin maupun anggota tidak berbeda.
5. Seseorang yang meniatkan ibadahnya pada Allah. Ia tidak akan menggubris pujian atau cacian. Seseorang yang tidak mengungkit amal ibadahnya.
6. Kecintaan dan kemarahannya karena Allah SWT.
7. Orang yang istiqomah dalam menjalankan amalan.


Upaya yang bisa kita lalui:
1. Kita memohon perlindungan pada Allah SWT, agar niat yang kita lakukan menjadi lurus.
2. Perbanyak bersyukur pada Allah SWT. Contohnya lurus dan tegaknya hati kita, sehingga kita dapat merasakan nikmatnya iman.
3. Senantiasa mengevaluasi diri kita sendiri.

Kesimpulan:
Agar segala apa yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT, maka kita harus meluruskan niat kita yang hanya tertuju kepada Allah SWT.

Jumat, 18 Mei 2018

Resume NGOPI "Ramadhan, Mau Ngapain?"


*Resume Ngopi*
Jumat, 18 Mei 2018
Pembicara Ukhti Hasya Marini

Oleh : Levi Aryani

Sahabat - sahabat Rasulullah dahulu mempersiapkan Ramadhan yakni 6 bulan sebelum dan sesudah Ramadhan
Maksudnya, 6 bulan sebelum itu melatih amalan2 untuk dilombakan di bulan Ramadhan, 6 bulan setelah mempertahankan amalan2 yg dilombakan di bulan Ramadhan.
Amalan umat terbaik yaitu Rasulullah, ketika kita dalam bulan Ramadhan maka perlu melihat dan mencontoh Rasulullah. 
Di bulan Ramadhan ini banyak yang kemudian berubah...
Kita tetap punya harapan untuk acuan kedepannya hidup lebih baik. 
Kita tidak boleh melupakan bahwa perjuangan Rasulullah sangat luar biasa..
Manusia makhluk yang spesial.. 
Puasa wajib untuk laki2 maupun perempuan.
Kita diwajibkan berpuasa supaya kita mendapatkan derajat yg taqwa.
Tetapi perempuan spesial, ada waktu2 yang tidak diperbolehkan untuk berpuasa. 
Allah memerintahkan manusia untuk melaksanakan apa yang diperintahkan  dan menghindari apa yg di larang. 
Rukun Islam : "Puasa" 
Puasa perintah Allah,  tetapi ketika Allah memerintahkan agar tidak berpuasa ketika haid.  Berarti kita juga sedang beribadah. 
Ketika sedang haid,  kita merasa sedih tidak bisa melakukan rutinitas beribadah, berarti masih ada iman di hati kita. 

Dengan haid merupakan anugerah yang Allah berikan melalui rahim kita untuk melahirkan anak2 sholih sholihah.

Ketika kita sedang haid kita mau ngapain? 
Ketika kita sudah bersiap untuk mempersiapkan Ramadhan,  maka kita harus mempersiapkan hati juga. 

Allah membuka pintu2 surga, setan2 dibelenggu.
Artinya Allah membuka lebar semua pintu2 amal, memberikan kesempatan kepada manusia untuk beribadah lebih dengan pahala yang dilibatkan,  membuka pintu2 amalan yang memberi kesempatan kita agar kita mencapainya. 
Kita sendiri tidak tau amalan2 apa yang diterima oleh Allah, untuk itu kita perlu memiliki amalan2 unggulan yang ketika kita melaksanakan maka kita akan melakukan. 
Tujuan kita ke Allah. 

Ketika kita haid kita bisa melakukan hal2 yang kreatif.
Kita bisa mendapatkan pahala sama seperti berpuasa ketika sedang haid, yakni dengan memberi makan berbuka puasa.

Orientasi ke pahala, ke Allah. 
Bisa memberikan makan untuk orang yang berpuasa.
Kalo kita menyiapkan buka puasa untuk orang yang berpuasa maka pahala nya bisa untuk dirinya.

Bisa juga menyiapkan sahur,  merapikan aktivitas sejak pagi. 
Kalo pagi udah beres,  maka semua akan teratur.
Kuncinya pagi hari, 
Ketika yg lain subuh, maka kita bisa berzikir dan bersholawat. 
Bisa juga ketika dalam perjalanan bersholawat dan berzikir. 
Meskipun kita hanya memiliki satu hafalan,  ketika diulang2 tidak papa dalam satu perjalanan penuh.
Sebenarnya yang membesakan hanya pada kegiatan atau ibadah yang sifatnya langsung ke Allah contohnya sholat dan puasa. 

Amalan2nya seperti kita biasanya, tetapi harus lebih kita kreatifkan supaya kita tetap produktif ketika kita sedang haid.

Ramdahan tahun sekarang dan kemarin ada yg berubah nggak, kalo belum maka tahun ini kita harus berazam tahun ini. 
Misalnya tahun kemarin aku tidur setelah subuh,  maka tahun ini aku harus bangun, dan lain-lain.
Ketika sedang haid:
1. Kita boleh sedih,  tapi jangan over. 
2. Kemudian amalan2 yang tilawah,  maka kita bisa mengganti atau mencukupan atau ketika kita tidak haid.

Pertanyaan:
1. Ketika sedang haid, apakah kita boleh berwudhu dan berzikir? 
Ketika haid boleh wudhu sama zikir. Tetapi setelah wudhu jangan sholat.

2. Ketika haid tapi pas malam lailatul qodr. 
Bagaimana kita menyikapinya? 
Wallahu'alam
Berusaha untuk khusyuk pada malam-malam itu.. 
Jadi dari awal untuk mendapatkan malam lailatul qodr,  maka ketika haid terus bersholawat,  berzikir,  berdoa. 
Jangan menyentuh mushafnya. 

Perempuan boleh iktikaf maka boleh asalkan safety.
Yang diharapkan kita akan mempertahankan amalan Ramadhan.

3. Ketika melihat makanan,  kita bilang makanan itu enak,  maka itu pahala berkurang atau tidak? 
Puasa itu menahan dari hawa nafsu tidak hanya makan dan minum tetapi telinga, mata, tangan, kaki, semuanya dijaga dari syahwat.
Ya Wallahua'alam ketika kita berpuasa,  harapannya kita juga mampu menahan pandangan kita dan tidak menuruti syahwat kita.

Jumat, 04 Mei 2018

Resume NGOPI "Puasa"

NGOBROL KEPUTRIAN

“Assalamualaikum teman-teman muslimah, kembali lagi dengan Ngobrol Keputrian”

Hari Jum’at, tanggal 4 Mei 2018 telah dilaksanakan kembali ngobrol keputrian (ngopi). Ngopi ini dilaksanakan di Musholah Ar-Rahman FIS UNY yang dimulai pukul 11.30. Pemateri pada ngopi kali ini diisi oleh Enterpreneur muda yaitu Ukhti Arifah Bintang Hidayah, S.Pd. yang merupakan Mapres FT UNY 2014. Peserta yang mengikuti ngopi  berjumlah 30 orang.

Materi pada ngopi kali ini membahas mengenai “Yang Perlu Kamu Tau tentang Puasa”. Memasuki bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari:
Apa persiapan yang dilakukan oleh para umat Muslim dalam menyambut bulan yang penuh dengan kemuliaan tersebut?
Pastinya pula terdapat pencapaian apa yang ingin dicapai para umat Muslim, yang mana dalam kesuksesan pencapaian tersebut langsung dipengaruhi dan datang dari keinginan diri sendiri.
Kemudian dalam pembahasan ini juga, para peserta ngopi mendapatkan tambahan ilmu mengenai apa saja yang dapat mengurangi pahala di bulan Ramadhan, yang diantaranya yaitu berbohong dengan disengaja, marah, melihat lawan jenis dengan keinginan menyenangkan, mencuri, menggunjing (ghibah), bersumpah palsu, mengadu domba orang lain, dan berkumur-kumur dengan berlebihan, serta mencicipi makanan.

Laman